UMRAN Pustaka

Bagaimana Ilmuwan Masa Kini Melayakkan Diri

Rp 18.000

Beli Lewat

Penulis: Recep Senturk
Dimensi: A6 (10,5 cm x 14,8 cm)
Ketebalan: 32 hlm

Apapun cabang keilmuan yang ditekuni, jika seseorang menggunakan sebuah metode dan pendekatan yang Islami maka ia adalah ilmuwan Muslim. Di sisi lain, jika seseorang menyerahkan Islam begitu saja kepada fakultas-fakultas Ilahiyat serta orang-orang yang ada di sana dan memisahkan antara sains dengan agama, ia sebenarnya telah menyerap pandangan dunia yang sekuler (laik) dan positivistik.

Seorang alim atau ilmuwan Muslim pada dasarnya adalah muallim. la adalah pemimpin, pembimbing, mursyid, pemandu, dan pendidik yang membagi ilmunya kepada masyarakat. Sebagai pewaris Nabi, para ilmuwan Muslim perlu menyeru seluruh strata masyarakat dan merasa bahwa di pundaknya terdapat tanggung jawab memandu mereka. la memikul tanggung jawab spiritual dan moral bagi individu sekaligus masyarkat di mana ia berada. la melakukan tabligh, tadris, irsyad, waadz, amru bil-ma’ruf dan nahyu anil-munkar. Fatwa-fatwanya menggoreskan arah bagi masyarakat.

UMRAN PRESS

Referensi Memerdekakan Diri

Penulis: Recep Senturk
Dimensi: A6 (10,5 cm x 14,8 cm)
Ketebalan: 32 hlm

Apapun cabang keilmuan yang ditekuni, jika seseorang menggunakan sebuah metode dan pendekatan yang Islami maka ia adalah ilmuwan Muslim. Di sisi lain, jika seseorang menyerahkan Islam begitu saja kepada fakultas-fakultas Ilahiyat serta orang-orang yang ada di sana dan memisahkan antara sains dengan agama, ia sebenarnya telah menyerap pandangan dunia yang sekuler (laik) dan positivistik.

Seorang alim atau ilmuwan Muslim pada dasarnya adalah muallim. la adalah pemimpin, pembimbing, mursyid, pemandu, dan pendidik yang membagi ilmunya kepada masyarakat. Sebagai pewaris Nabi, para ilmuwan Muslim perlu menyeru seluruh strata masyarakat dan merasa bahwa di pundaknya terdapat tanggung jawab memandu mereka. la memikul tanggung jawab spiritual dan moral bagi individu sekaligus masyarkat di mana ia berada. la melakukan tabligh, tadris, irsyad, waadz, amru bil-ma’ruf dan nahyu anil-munkar. Fatwa-fatwanya menggoreskan arah bagi masyarakat.

UMRAN PRESS

Referensi Memerdekakan Diri

Buku Terkait

Scroll to Top