UMRAN Pustaka

Konsep Filosofi dalam Konteks Qur’ani

Rp 64.000

Beli Lewat

Dewasa ini, perdebatan ihwal filsafat di kalangan umat Islam belum juga mereda. Para intelektual Muslim yang memperjuangkan filsafat Islam menghadapi serangan bersamaan dari dua arah. Di satu sisi, kalangan yang terlampau puritan menuduh filsafat sebagai unsur asing yang sama sekali tidak Islami dan ketika diadopsi menjadi biang kerok kemunduran. Di sisi lain, sekelompok orang yang mendakwa progresif menyebut kemunduran justru disebabkan upaya setengah hati dalam merangkul filsafat sembari menolak moda bernalar khas Islami sebagai filsafat.

Alparslan Acikgenc berusaha mengurai persoalan filsafat dengan mendudukkannya dalam konteks Qur’ani. Pada bagian pertama ia akan berfokus pada pembahasan mengenai “apa itu filsafat”. Pada bagian kedua, akan dijelaskan apa yang disebut sebagai “konsepsi atau sikap Qur’ani terhadap filsafat” sebagaimana tercermin dalam peristilahan Qur’ani yang sering digunakan, yakni hikmah. Dan pada bagian ketiga, akan diilustrasikan fungsi filsafat di dalam masyarakat Muslim. Dengan membaca karya ini, harapannya khalayak dapat memaknai filsafat sebagai “sains membangun sistem” yang Alparslan sebut “kebutuhan paling mendesak bagi dunia Muslim kontemporer”.

UMRAN PRESS

Referensi Memerdekakan Diri

Dewasa ini, perdebatan ihwal filsafat di kalangan umat Islam belum juga mereda. Para intelektual Muslim yang memperjuangkan filsafat Islam menghadapi serangan bersamaan dari dua arah. Di satu sisi, kalangan yang terlampau puritan menuduh filsafat sebagai unsur asing yang sama sekali tidak Islami dan ketika diadopsi menjadi biang kerok kemunduran. Di sisi lain, sekelompok orang yang mendakwa progresif menyebut kemunduran justru disebabkan upaya setengah hati dalam merangkul filsafat sembari menolak moda bernalar khas Islami sebagai filsafat.

Alparslan Acikgenc berusaha mengurai persoalan filsafat dengan mendudukkannya dalam konteks Qur’ani. Pada bagian pertama ia akan berfokus pada pembahasan mengenai “apa itu filsafat”. Pada bagian kedua, akan dijelaskan apa yang disebut sebagai “konsepsi atau sikap Qur’ani terhadap filsafat” sebagaimana tercermin dalam peristilahan Qur’ani yang sering digunakan, yakni hikmah. Dan pada bagian ketiga, akan diilustrasikan fungsi filsafat di dalam masyarakat Muslim. Dengan membaca karya ini, harapannya khalayak dapat memaknai filsafat sebagai “sains membangun sistem” yang Alparslan sebut “kebutuhan paling mendesak bagi dunia Muslim kontemporer”.

UMRAN PRESS

Referensi Memerdekakan Diri

Buku Terkait

Scroll to Top