UMRAN Pustaka

Islam dan Masalah Israel

Rp 109.000
Rp 93.000

Beli Lewat

Penulis: Ismail Raji al-Faruqi
Penterjemah: Anhar dan Nurudddin Al-Akbar
Tebal: 276 Halaman
Dimensi: 13 x 19 cm

Di tengah meningkatnya kesadaran dunia akan kelaliman Israel dan munculnya berbagai gelombang tuntutan Palestina merdeka di merata dunia, dan selepas melakukan berbagai hal mulai dari berdoa, berdonasi, dan boikot, menyisa sebuah pertanyaan yang mengemuka di hadapan sesiapa saja yang peduli: benarkah “solusi dua negara” adalah penghujung yang menuntaskan persoalan?

Lebih dari setengah abad lalu, lewat buku “Islam dan Masalah Israel” ini Ismail Raji al-Faruki menawarkan “solusi Islam”. Untuk bisa memahaminya, sejumlah pertanyaan mendasar lebih dulu perlu dicerna: Apa hakikat Zionisme? Bagaimana sejarahnya? Apa kekuatan internal yang membuatnya tetap eksis? Apa yang menjadi daya tarik Zionisme di benak Yahudi Barat dan bagi Kristen Barat? Jika Yahudi adalah agama yang sudah sangat tua dan Zionisme adalah gerakan yang sangat baru bagaimana keduanya berbeda dan apa hubungan di antara mereka? Mengapa Zionisme bersikeras mendirikan sebuah negara—Israel? Mengapa Negara Israel berperilaku sedemikian rupa terhadap tetangga-tetangganya? Seandainya seluruh mesin negara Israel dibongkar, dengan apa Islam akan menggantikannya? Bagaimana hukum konstitusional Islam, dalam situasi seperti itu, mengatur hubungan Muslim-Yahudi di masa depan?

Bukan sekadar kolonialisme gaya baru maupun pengulangan dari Perang Salib, melainkan keduanya sekaligus, masalah Israel ini perlu disikapi dengan hati dan akal terbuka.

UMRAN PRESS

Referensi Memerdekakan Diri

Penulis: Ismail Raji al-Faruqi
Penterjemah: Anhar dan Nurudddin Al-Akbar
Tebal: 276 Halaman
Dimensi: 13 x 19 cm

Di tengah meningkatnya kesadaran dunia akan kelaliman Israel dan munculnya berbagai gelombang tuntutan Palestina merdeka di merata dunia, dan selepas melakukan berbagai hal mulai dari berdoa, berdonasi, dan boikot, menyisa sebuah pertanyaan yang mengemuka di hadapan sesiapa saja yang peduli: benarkah “solusi dua negara” adalah penghujung yang menuntaskan persoalan?

Lebih dari setengah abad lalu, lewat buku “Islam dan Masalah Israel” ini Ismail Raji al-Faruki menawarkan “solusi Islam”. Untuk bisa memahaminya, sejumlah pertanyaan mendasar lebih dulu perlu dicerna: Apa hakikat Zionisme? Bagaimana sejarahnya? Apa kekuatan internal yang membuatnya tetap eksis? Apa yang menjadi daya tarik Zionisme di benak Yahudi Barat dan bagi Kristen Barat? Jika Yahudi adalah agama yang sudah sangat tua dan Zionisme adalah gerakan yang sangat baru bagaimana keduanya berbeda dan apa hubungan di antara mereka? Mengapa Zionisme bersikeras mendirikan sebuah negara—Israel? Mengapa Negara Israel berperilaku sedemikian rupa terhadap tetangga-tetangganya? Seandainya seluruh mesin negara Israel dibongkar, dengan apa Islam akan menggantikannya? Bagaimana hukum konstitusional Islam, dalam situasi seperti itu, mengatur hubungan Muslim-Yahudi di masa depan?

Bukan sekadar kolonialisme gaya baru maupun pengulangan dari Perang Salib, melainkan keduanya sekaligus, masalah Israel ini perlu disikapi dengan hati dan akal terbuka.

UMRAN PRESS

Referensi Memerdekakan Diri

Buku Terkait

Scroll to Top